Internet memberikan kemudahan bagi kita untuk melakukan berbagai aktivitas. Berbagi perasaan, berkomunikasi, memantau pekerjaan, dan masih banyak lagi. Namun, di balik manfaatnya tersebut, terdapat berbagai risiko berkaitan dengan keamanan jaringan. Salah satu yang cukup banyak menjadi korban adalah teknik phising.
Mengenal Apa Itu Phising ?
Phising berasal dari kata “fishing” yang artinya memancing. Hal ini sesuai dengan sistem kerjanya yang memancing korban untuk membuka sebuah website dengan halaman persis sama dengan halaman sebenarnya dan kemudian meminta korban melakukan login. Saat login tersebutlah, data yang diinput oleh korban akan langsung masuk ke data pelaku untuk kemudian dimanfaatkan.
Korban sering kali tidak menyadarinya karena tampilan halaman login maupun url terkadang sangat mirip dengan halaman aslinya. Hal inilah yang dimanfaatkan pelaku untuk memancing dan menjebak korbannya.
Untuk bentuknya juga bisa beragam, terkadang, kamu juga bisa saja diminta untuk mengisi formulir yang berisikan banyak informasi penting. Mereka sering memiliki kemampuan untuk memanipulasi, sehingga kamu tanpa sadar mengisi seluruh informasi secara jujur tanpa ada rasa curiga. Bahkan, terkadang phising ini membuat apa pun yang kamu ketik akan langsung terhubung ke perangkat pelaku, jadi meskipun kamu tidak melakukan submit data, tetapi mereka tetap sudah memiliki data yang sempat kamu isi sebelumnya.
3 Langkah yang Harus Dilakukan saat Terkena Phising
Hal paling aman untuk menghindari phising adalah jangan mengklik link apa pun yang tidak jelas asalnya. Namun, bagaimana jika tanpa sengaja kamu mengklik link tersebut?
Maka ada beberapa langkah yang bisa coba kamu lakukan, yaitu:
1. Matikan koneksi internet
Segera tutup halaman dan matikan koneksi internet wifi yang terhubung dengan perangkat yang kamu gunakan untuk mengklik link. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya pengiriman data tanpa kamu sadari ke perangkat pelaku.
2. Ubah password menggunakan perangkat lain
Ubah seluruh password apa pun dari akun yang ada di dalam perangkat yang terkena phising menggunakan perangkat lain. Sebaiknya, putuskan juga koneksi login akun email, media sosial, maupun aplikasi lainnya yang sedang login di dalam perangkat yang terkena phising menggunakan perangkat lain. Atau, kamu bisa menghapus seluruh history dan cache pada perangkat yang terkena phising.
3. Lakukan scan pada perangkat
Segera scan perangkat yang terkena phising menggunakan antivirus dan malware yang telah update untuk memastikan perangkat bersih dari ancaman pihak lain. Jadi, kamu bisa kembali menggunakan perangkat tersebut dengan tenang.
Itulah tiga langkah yang bisa kamu lakukan. Namun, yang terpenting adalah, pastikan kamu tidak asal saja yang mengklik link yang diberikan oleh orang lain padamu.
